Museum Desa

Museum Desa Huntap

Jelajahi berbagai artefak dan barang peninggalan bersejarah yang menjadi saksi bisu perjalanan, ketangguhan, dan kearifan lokal warga Desa Sumbermujur.

Alqur'an
Erupsi tahun 2021

Alqur'an

Al-Qur'an ini merupakan benda yang rutin dibaca oleh pemilik rumah sebagai pedoman hidup. Meski mengalami kerusakan akibat abu vulkanik, kitab suci ini tetap disimpan sebagai simbol harapan, ketabahan, dan kekuatan iman untuk bangkit setelah erupsi Gunung Semeru.

Pelajari Lebih Lanjut
Gembor Plastik
Erupsi tahun 2021

Gembor Plastik

Gembor plastik ini dahulu digunakan pemiliknya untuk menyiram tanaman dan memenuhi kebutuhan air di sekitar rumah. Setelah erupsi Gunung Semeru, benda sederhana ini ikut tertimbun abu vulkanik dan menjadi saksi perjuangan warga dalam mempertahankan kehidupan sehari-hari di tengah keterbatasan. Kini, gembor tersebut disimpan sebagai pengingat bahwa di balik setiap bencana, terdapat kisah tentang ketekunan, harapan, dan semangat untuk bangkit kembali.

Pelajari Lebih Lanjut
Bingkai Foto
Erupsi tahun 2021

Bingkai Foto

Bingkai foto ini dahulu dipajang dengan penuh kebanggaan oleh pemilik rumah sebagai kenangan berharga. Kini, bingkai yang kusam dan dipenuhi debu menjadi simbol bahwa kenangan indah pun ikut terkena dampak erupsi Gunung Semeru

Pelajari Lebih Lanjut
Kompor Gas
Erupsi tahun 2021

Kompor Gas

Kompor gas ini menjadi pusat aktivitas memasak di rumah sebelum bencana terjadi. Setelah erupsi Semeru menghantam permukiman, kompor ini dibiarkan rusak dan tertutup debu, menyisakan cerita tentang kehidupan yang berubah dalam hitungan menit.

Pelajari Lebih Lanjut
Ketel
Erupsi tahun 2021

Ketel

Ketel ini dahulu selalu dipakai untuk merebus air setiap pagi sebagai bagian dari rutinitas keluarga. Kini, ketel tersebut dipenuhi abu vulkanik, menjadi pengingat bahwa rutinitas sederhana itu terhenti ketika erupsi Gunung Semeru memaksa pemiliknya mengungsi.

Pelajari Lebih Lanjut
Gelas Blender
Erupsi tahun 2021

Gelas Blender

Gelas blender ini pernah digunakan untuk membuat minuman bagi anggota keluarga. Kini, lapisan abu yang menyelimuti seluruh bagiannya menjadi saksi bahwa dapur yang dahulu penuh aktivitas harus ditinggalkan demi menyelamatkan diri dari erupsi Semeru.

Pelajari Lebih Lanjut
Wadah Plastik
Erupsi tahun 2021

Wadah Plastik

Wadah plastik ini biasa digunakan pemilik rumah untuk menampung air atau kebutuhan dapur sehari-hari. Setelah rumah diterjang abu dan material vulkanik, wadah ini tertinggal dalam kondisi kotor, menjadi bukti terhentinya aktivitas keluarga secara mendadak.

Pelajari Lebih Lanjut
Vas Bunga
Erupsi tahun 2021

Vas Bunga

Vas bunga ini dulunya menghiasi ruang tamu sebagai pelengkap keindahan rumah. Bentuknya yang kini pecah menggambarkan bagaimana impian dan kenangan pemilik rumah ikut hancur diterjang bencana erupsi Semeru.

Pelajari Lebih Lanjut
Lampu Minyak
Erupsi tahun 2021

Lampu Minyak

Lampu minyak dan lampu penerangan ini pernah menemani malam-malam keluarga saat listrik padam. Kini, benda-benda ini hanya tersisa sebagai pengingat bahwa kehidupan yang dulu sederhana berubah seketika akibat dahsyatnya erupsi Gunung Semeru.

Pelajari Lebih Lanjut
Teko Plastik
Erupsi tahun 2021

Teko Plastik

Teko plastik ini dahulu selalu digunakan pemilik rumah untuk menyajikan air minum bagi keluarga dan tamu. Setelah erupsi Gunung Semeru melanda, teko ini tertinggal begitu saja, dipenuhi abu vulkanik yang menjadi saksi bisu hilangnya kehangatan di dalam rumah tersebut.

Pelajari Lebih Lanjut
Panci
Erupsi tahun 2021

Panci

Panci ini milik seorang pedagang gorengan yang setiap pagi mencari nafkah di sekitar lereng Semeru. Setelah letusan, warung kecilnya tertimbun material vulkanik. Panci ini menjadi pengingat perjuangan seorang pencari nafkah yang harus memulai hidup dari awal setelah bencana.

Pelajari Lebih Lanjut
Belanga Tanah Liat
Erupsi tahun 2021

Belanga Tanah Liat

Belanga ini adalah alat memasak andalan Bu Aminah untuk menyiapkan hidangan bagi keluarganya setiap hari. Erupsi Semeru memaksa mereka meninggalkan rumah tanpa sempat menyelamatkan peralatan dapur. Belanga yang ditemukan penuh abu ini menjadi saksi hilangnya tempat berkumpul sebuah keluarga.

Pelajari Lebih Lanjut
Cobek
Erupsi tahun 2021

Cobek

Cobek ini digunakan Bu Marni untuk buat sambal. Setelah rumahnya terdampak erupsi, cobek ini ditemukan masih utuh meski dipenuhi abu. Benda ini menjadi simbol bahwa kehidupan sederhana pun dapat berubah dalam hitungan menit.

Pelajari Lebih Lanjut
Helm
Erupsi tahun 2021

Helm

Helm ini milik seorang pekerja yang setiap hari menggunakan sepeda motor untuk mencari nafkah. Saat erupsi terjadi, ia meninggalkan kendaraannya demi menyelamatkan diri. Helm yang tertutup abu ini menjadi saksi perjuangan seseorang yang memilih keselamatan dibandingkan harta benda.

Pelajari Lebih Lanjut
Piring Dan Gelas
Erupsi tahun 2021

Piring Dan Gelas

Piring dan dua gelas ini biasa digunakan keluarga Pak Joko untuk makan bersama setiap malam. Setelah erupsi, peralatan makan tersebut ditemukan dalam kondisi dipenuhi abu. Benda sederhana ini mengingatkan bahwa kebersamaan keluarga adalah hal yang paling berharga.

Pelajari Lebih Lanjut
Mainan
Erupsi tahun 2021

Mainan

Mainan kuda biru ini milik Rani yang sering memainkannya di halaman rumah. Saat bencana datang, ia hanya sempat menyelamatkan diri bersama keluarganya. Mainan ini tertinggal dan kemudian ditemukan tertutup debu vulkanik, menjadi simbol mimpi dan keceriaan seorang anak yang harus menghadapi kenyataan pahit.

Pelajari Lebih Lanjut
Foto Keluarga
Erupsi tahun 2021

Foto Keluarga

Bingkai foto ini menyimpan potret tiga generasi dalam satu keluarga. Foto-foto tersebut adalah kenangan yang selalu dipajang di ruang tamu. Meski rumah telah rata oleh material vulkanik, foto ini berhasil ditemukan dalam kondisi rusak. Bagi keluarga pemiliknya, benda ini adalah pengingat bahwa kenangan tidak akan pernah hilang.

Pelajari Lebih Lanjut
Toples Kaca
Erupsi tahun 2021

Toples Kaca

Toples kaca ini milik Bu Siti yang biasa menggunakannya untuk menyimpan gula di dapur. Setelah erupsi, toples tersebut ditemukan tertutup abu vulkanik yang mengeras. Barang sederhana ini menjadi saksi bagaimana aktivitas sehari-hari mendadak terhenti akibat dahsyatnya letusan Semeru.

Pelajari Lebih Lanjut
Al-Qur'an, Tasbih, dan Peci
Erupsi tahun 2021

Al-Qur'an, Tasbih, dan Peci

Al-Qur'an, tasbih, dan peci ini merupakan milik Pak Hasan, yang setiap selesai salat selalu meluangkan waktu untuk membaca Al-Qur'an di rumahnya. Ketika awan panas menerjang, semua harta bendanya tertinggal. Benda-benda ini berhasil ditemukan di antara puing rumah yang telah hancur, menjadi simbol keimanan yang tetap bertahan di tengah ujian.

Pelajari Lebih Lanjut
Boneka Paus
Erupsi tahun 2021

Boneka Paus

Boneka paus biru ini adalah teman tidur Arga, seorang anak berusia enam tahun. Setiap malam ia selalu memeluk boneka ini sebelum terlelap. Saat erupsi Semeru terjadi, keluarganya hanya sempat menyelamatkan diri tanpa membawa barang kesayangannya. Boneka ini ditemukan beberapa hari kemudian dalam keadaan berdebu, menjadi pengingat akan masa kecil yang terpaksa terhenti oleh bencana.

Pelajari Lebih Lanjut
Lemari
Erupsi Semeru 2021

Lemari

Di antara bangunan yang rusak, lemari ini masih berdiri meskipun dipenuhi abu vulkanik dan mengalami berbagai kerusakan. Keberadaannya memberikan gambaran bahwa tidak semua benda hancur seketika, namun hampir semuanya mengalami dampak akibat material vulkanik yang sangat tebal. Lemari ini dahulu menyimpan pakaian, dokumen penting, maupun berbagai barang berharga keluarga. Kini, ia menjadi simbol bahwa meskipun sebagian benda masih dapat bertahan, kehidupan yang pernah berlangsung di rumah tersebut telah berubah sepenuhnya. Foto ini menggambarkan bagaimana erupsi tidak hanya merusak bangunan, tetapi juga meninggalkan luka mendalam bagi para penyintas.

Pelajari Lebih Lanjut
Mesin Penggiling Padi
Erupsi Semeru 2021

Mesin Penggiling Padi

Mesin ini dulunya digunakan sebagai alat untuk bekerja dan mencari nafkah. Setelah erupsi Gunung Semeru, seluruh bagian mesin tertutup material vulkanik sehingga tidak lagi dapat digunakan. Kerusakan ini memperlihatkan bahwa bencana tidak hanya berdampak pada tempat tinggal, tetapi juga menghancurkan sumber ekonomi masyarakat. Banyak warga kehilangan alat produksi, kendaraan, lahan pertanian, hingga usaha yang telah dibangun selama bertahun-tahun. Untuk kembali menjalankan aktivitas ekonomi, mereka membutuhkan waktu, biaya, dan dukungan dari berbagai pihak. Mesin ini menjadi simbol perjuangan masyarakat dalam membangun kembali kehidupan setelah kehilangan mata pencaharian.

Pelajari Lebih Lanjut
Kandang Ternak Warga
Erupsi Semeru 2021

Kandang Ternak Warga

Kandang ternak ini mengalami kerusakan akibat terjangan material vulkanik yang menutupi kawasan permukiman. Sebelum bencana, tempat ini menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari peternakan. Setelah erupsi, banyak kandang rusak dan tidak lagi dapat digunakan sebagaimana mestinya. Kerusakan kandang menunjukkan bahwa dampak erupsi tidak hanya dirasakan oleh manusia, tetapi juga memengaruhi sektor peternakan dan pertanian yang menjadi sumber penghidupan masyarakat. Pemulihan ekonomi setelah bencana memerlukan waktu yang panjang karena warga harus membangun kembali fasilitas yang telah hancur.

Pelajari Lebih Lanjut
Kursi Sofa
Erupsi Semeru 2021

Kursi Sofa

Ruangan ini dahulu menjadi tempat berkumpul keluarga, menerima tamu, dan berbagi cerita dalam kehidupan sehari-hari. Setelah erupsi, seluruh bagian rumah dipenuhi abu vulkanik, pasir, serta puing-puing bangunan yang runtuh. Perabotan yang masih tersisa tertutup debu tebal, menciptakan suasana yang sunyi dan penuh kesedihan. Foto ini memperlihatkan bagaimana sebuah rumah dapat berubah dalam waktu yang sangat singkat akibat kekuatan alam. Tidak hanya bangunan yang mengalami kerusakan, tetapi juga seluruh kenangan yang pernah tercipta di dalamnya. Bagi banyak keluarga, kehilangan rumah berarti kehilangan tempat yang selama ini menjadi pusat kehidupan mereka.

Pelajari Lebih Lanjut
Rumah Korban Erupsi Semeru
Erupsi Semeru 2021

Rumah Korban Erupsi Semeru

Rumah ini menjadi gambaran nyata besarnya dampak erupsi Gunung Semeru terhadap kehidupan masyarakat. Material vulkanik yang sangat banyak menyebabkan bangunan mengalami kerusakan berat, sementara lingkungan di sekitarnya berubah menjadi hamparan pasir, abu, dan puing-puing. Sebagian rumah bahkan tidak lagi dapat dihuni karena kondisinya membahayakan keselamatan. Bagi masyarakat, rumah bukan sekadar bangunan fisik, melainkan tempat tumbuhnya keluarga, tempat menyimpan harapan, dan tempat terciptanya berbagai kenangan. Ketika rumah rusak akibat bencana, yang hilang bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga rasa aman dan kenyamanan yang telah dibangun selama bertahun-tahun. Meskipun demikian, masyarakat menunjukkan semangat yang luar biasa untuk bangkit, saling membantu, dan membangun kembali kehidupan mereka sedikit demi sedikit.

Pelajari Lebih Lanjut
Teko Kaca
Erupsi Semeru 2021

Teko Kaca

Peralatan rumah tangga yang masih berada di dalam rumah menunjukkan bahwa penghuni harus meninggalkan tempat tinggal mereka secara mendadak. Tidak ada cukup waktu untuk menyelamatkan seluruh barang berharga. Abu vulkanik yang menutupi setiap permukaan menjadi bukti bagaimana material erupsi mampu masuk hingga ke dalam rumah dan merusak hampir seluruh isi bangunan. Benda-benda sederhana seperti ini menyimpan banyak cerita tentang kehidupan sehari-hari sebelum bencana datang. Dahulu digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga, kini hanya menjadi saksi bisu perubahan yang terjadi akibat erupsi. Foto ini mengingatkan bahwa kerugian akibat bencana tidak hanya dihitung dari nilai materi, tetapi juga dari kenangan yang sulit tergantikan.

Pelajari Lebih Lanjut
Troli Bayi
Erupsi Semeru 2021

Troli Bayi

Kereta bayi ini menjadi salah satu benda yang paling menggambarkan dampak kemanusiaan dari erupsi Gunung Semeru. Abu vulkanik yang menempel di seluruh bagiannya menunjukkan bahwa material letusan mampu memasuki rumah dan menutupi hampir semua barang yang ada di dalamnya. Suasana yang dahulu dipenuhi tawa dan aktivitas keluarga berubah menjadi ruang yang sunyi akibat bencana. Kereta bayi ini menjadi simbol bahwa bencana tidak mengenal usia. Anak-anak juga menjadi bagian dari masyarakat yang terdampak dan harus menghadapi perubahan besar dalam kehidupan mereka. Banyak keluarga kehilangan rumah, lingkungan tempat bermain, serta rasa aman yang selama ini mereka rasakan.

Pelajari Lebih Lanjut
Foto Wisuda Korban Erupsi Semeru
Erupsi Semeru 2021

Foto Wisuda Korban Erupsi Semeru

Foto keluarga dan foto kenangan sekolah yang tertutup abu vulkanik memperlihatkan bahwa bencana tidak hanya merusak bangunan, tetapi juga mengancam kenangan yang tersimpan selama bertahun-tahun. Meskipun sebagian gambar masih dapat dikenali, bekas material vulkanik menjadi tanda bahwa peristiwa tersebut telah meninggalkan jejak yang sulit dihapus. Setiap foto menyimpan cerita perjalanan hidup, kebersamaan keluarga, dan momen yang tidak akan terulang kembali. Melalui foto ini, kita diingatkan bahwa nilai sebuah kenangan sering kali jauh lebih besar dibandingkan nilai benda itu sendiri.

Pelajari Lebih Lanjut
Mainan Anak-anak
Erupsi Semeru 2021

Mainan Anak-anak

Mainan ini menjadi salah satu benda yang paling menyentuh dalam dokumentasi erupsi Gunung Semeru. Dahulu digunakan sebagai teman bermain anak-anak, kini tertutup abu vulkanik dan dibiarkan di dalam rumah yang telah rusak. Keadaan ini menggambarkan bagaimana bencana menghentikan kehidupan normal dalam waktu yang sangat singkat. Bagi anak-anak, kehilangan rumah dan lingkungan tempat bermain merupakan pengalaman yang berat. Mereka harus beradaptasi dengan kehidupan di tempat pengungsian serta menghadapi perubahan yang tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya. Mainan ini menjadi simbol bahwa di balik setiap bencana terdapat kisah anak-anak yang juga harus belajar bangkit bersama keluarganya.

Pelajari Lebih Lanjut
Sepeda Motor
Erupsi Semeru 2021

Sepeda Motor

Sepeda motor ini menjadi salah satu saksi bisu dahsyatnya erupsi Gunung Semeru. Kendaraan yang sebelumnya digunakan untuk bekerja, bersekolah, maupun memenuhi kebutuhan sehari-hari, kini tertimbun pasir, abu vulkanik, dan material yang dibawa oleh awan panas serta banjir lahar. Tebalnya endapan material membuat kendaraan hampir tidak terlihat, bahkan proses evakuasinya memerlukan tenaga dan waktu yang tidak sedikit. Pemandangan ini menggambarkan betapa cepatnya bencana mengubah keadaan. Dalam hitungan menit, jalan yang biasa dilalui berubah menjadi hamparan material vulkanik. Banyak kendaraan tidak sempat diselamatkan karena keselamatan jiwa menjadi prioritas utama. Sepeda motor ini bukan sekadar benda yang rusak, melainkan simbol terhentinya aktivitas masyarakat akibat salah satu bencana alam terbesar yang pernah melanda kawasan lereng Gunung Semeru.

Pelajari Lebih Lanjut
Chat WhatsApp

Keranjang

Keranjang belanja kosong